Senin, 16 Februari 2009

basic repeater radio komunikasi

Telekomunikasi :
adalah teknik pengiriman pesan, dari suatu tempat ke tempat lain, dan biasanya berlangsung secara dua arah. 'Telekomunikasi' mencakup semua bentuk komunikasi jarak jauh, termasuk radio, telegraf/ telex, televisi, telepon, fax, dan komunikasi data melalui jaringan komputer.

Dan Radio komunikasi adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).
dan pengiriman gelombang ini terbatas dengan besar power dan posisi transmit (tx ),
diamana posisi serta power sangat memegang peranan untuk luasan coverate gelombang tx .
di artikel ini kita tidak membahas besar power sebuah transmiter radio serta posisi yang baik untuk memancarkan signal tx.
jika kita berada di lokasi dengan keterbatasan pancar. kita membutuhkan sebuah alat pancar ulang ( repeater ) .


untuk membuat repeater, harus memahami bagaimana dia bekerja.......
sebuah sistem repeater, harus mempunyai

1. receiver yang sensitif, sehingga dapat menerima sinyal yang lemah sekalipun.
2. transmitter yang daya nya tinggi, agar pancarannya dapat menjangkau area yang jauh.........berikut, gambar sederhana diagram sebuah repeater.......







bayangkan, jika receiver dan transmitter berada dalam satu antenna dan satu koaksial, dan harus berfungsi bersamaan ( tidak gantian ) ............
dengan hanya berbeda beberapa Khz, kadang beberapa Mhz saja.............
harus ada alat, yang bisa mengisolasi keduanya, sehingga satu sama lain tidak saling mengganggu........



dan alat itu adalah duplexer, sering juga disebut dengan cavities atau cansdia memisahkan sinyal yang diterima ( incoming ) dengan sinyal yang dipancarkan ( outgoing )......
kualitas duplexer inilah yang akan menentukan bagus tidaknya sebuah repeater, karena percuma saja membuat repeater jika dia " budeg "..........
karena receiver nya tertutup oleh sinyal transmitter nya.......
lalu, alat yang lain disebut controller, yang merupakan " otak " nya dari repeater tersebut....
dia yang mengatur " siapa saja yang boleh masuk " ( jika menggunakan tone, berapa khz tone yang dipakai dsb ),
atau mengatur kapan repeater tsb harus OFF ( jika ada sinyal yang terus menerus / jamming ) , dan hal hal lain yang kaitannya dengan fungsi repeater........kemudian,
seperti antenna, kabel koaksial dsb, harus dari jenis dan kualitas yang terbaik,........nah untuk membayangkan bagaimana sebuah repeater yang beneran ( kalau sudah jadi ),


lihat gambar dibawah ini......





yang kaya tabung oksigen itu yang disebut cans/ cavities / duplexerkesimpulan ,
bikin repeater tidak semudah yang dikira,
tetapi memang ada orang yang berkemampuan secara teknis untuk membuatnya...........
apalagi jika dalam wadah amatir radio,
yang memang memungkinkan untuk melakukan eksperimen dalam bidang radio...
seperti yang ada digambar dibawah ini , ini adalah repeater sederhana yang dibuat dari 2 buah HT .............









selamat mencoba ,rpu 148.350....
__________________

WelcomE