Selasa, 05 Agustus 2008

Peringatan HUT Kemerdekaan RI Tanggal 17 Agustus 1945

acara peringatan kemerdekaan RI

a. Kemerdekaan RI merupakan tolak ukur sejarah dalam rangka mengisi Kebangkitan kemerdekaan yang berdaulat.

b. STATION CLUB 835 berupaya menciptakan forum silaturahmi antar bryker,keluarganya dan masyarakat Umum dalam mengisi HUT Kemerdekaan RI ke 63.

c. Sidoarjo kota BANGKIT.


1) Peringatan HUT Kemerdekaan RI Tanggal 17 Agustus 1945 merupakan suatu tongak sejarah dan kebanggaan bangsa Indonesia sehingga wajib sebagai bangsa untuk memperingati dan mengisi tonggak sejarah tersebut.

2) Pada HUT Kemerdekaan RI ke 63 ini STATION CLUB 835 untuk yang ke sekian kalinya berupaya menciptakan forum silaturahmi antar bryker,keluarganya dan masyarakat umum dalam bentuk Gerak jalan sehat dan Panggung Gembira untuk menyemarakkan kegiatan HUT RI ke 63 tahun 2008 yang merupakan aflikasi dari “ SIDOARJO BANGKIT “.


1) Maksud


a) Menggalang rasa persatuan dan kekeluargaan sesama Bryker dan Masyarakat umum..
b) Menunjang kegiatan Pem Kab. Sidoarjo dalam rangka mewujudkan kota Sidoarjo BANGKIT yang di hadiri seluruh Bryker se-gerbang kertasusila.
c) Mempromosikan nama-nama Instasi dan Perusahaan ataupun pribadi yang ikut berpartisipasi pensuksesan acara ini.

2) Tujuan.

Mengisi dan menanamkan makna Kemerdekaan Republik Indonesia khususnya bagi pemakai frequensi.

c. Ruang lingkup.

Meliputi rencana pelaksanaan kegiatan Gerak jalan Sehat dan panggung gembira dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 63.

d. Susunan Acara.

1) Pendahuluan.
2) Star Gerak jalan Sehat di depan Kantor Dinas Pariwisata Sidoarjo.
(Route Dalam Kota Sidoarjo).
3) Finish di depan Kantor Dinas Pariwisata Sidoarjo.
4) Pengundian Hadiah & Door Price.
5) Panggung Gembira Musik di halaman Kantor Dinas Pariwisata Sidoarjo.
6) P e ng undian Hadiah utama.



Senin, 28 Juli 2008

Bromo



idamanku!


Selasa, 03 Juni 2008

mana koleksi mu

posting ini di peruntukan untuk kolektor yang suka dengan aneka koleksi rig atau perlengakapan asessories nya :

























Senin, 05 Mei 2008

Amatir Radio Indonesia di Jaman Penjajahan dan Perang Kemerdekaan

Amatir Radio Indonesia di Jaman Penjajahan dan Perang Kemerdekaan

Sumber: M. Faisal Anwar (YB1PR) & Internet.
Pada saat berdirinya International Amateur Radio Union (IARU) tahun 1925, wilayah nusantara pada saat itu masih dikuasai oleh Belanda, dan pada saat itu tengah berkecamuk Perang Dunia Pertama. Pada saat itu komunikasi antara Netherland dengan Hindia Belanda (julukan untuk wilayah Nusantara) hanya mengandakan saluran kabel Laut yang melintas Teluk aden yang dikuasai oleh Inggris.
Timbul kekhawatiran Belanda atas saluran komunikasi tersebut, mengingat Inggris terlibat dalam perang dunia pertama tersebut sedangkan Belanda ingin bersikap Netral, oleh karenanya dilakukanlah berbagai percobaan dengan menempatkan beberapa stasiun Relay yang atara lain di Malabar, Sumatra, Srilangka dan beberapa tempat lagi


merupakan pemancar menggunakan teknologi arc transmitter yang terbesar di dunia. Tampak pada gambar samping adalah dua buah arc transmitter yang besar dengan kekuatan 2400kW yang dibuat oleh Klaas Dijkstra yang bekerja untuk Dr Ir De Groot. Input power pemancar Radio Malabar adalah 3.6 MegaWatt bekerja pada frekuensi 49.2kHz panjang gelombang 6100m dengan menggunakan callsign PMM. Daya untuk pemancar Radio Malabar di bangkit oleh sebuah pembangkit tenaga air buatan Amerika yang terletak di Pengalengan dengan tegangan 25kV.
Radio Malabar merupakan cikal bakal amatir radio di Indonesia dan merupakan radio pertama di Indonesia untuk komunikasi jarak jauh. Frekuensi yang digunakan masih sangat rendah dalam panjang gelombang sangat panjang, tidak mengherankan jika antenna yang digunakan harus di bentang memenuhi gunung Malabar di Bandung Selatan. Sisa-sisa Radio Malabar masih terdapat di sana berupa tiang-tiang antena-antena besar dan tinggi di tengah hutan.


Pada tahun 1925 Prof Dr Ir Komans di Netherland berhasil melakukan komunikasi dengan Dr Ir De Groot yang menggunakan Radio Malabar di Pulau Jawa. Kejadian ini merupakan titik tolak masuknya Komunikasi Radio di Indonesia, dan Pemerintah Hindia Belanda mendirikan B.R.V. (Batavian Radio Vereneging) dan NIROM.
Para teknisi yang bekerja pada kedua instansi ini umumnya adalah orang Belanda dan ada beberapa Bumi putra, terus menekuni sistem komunikasi radio dengan melakukan koordinasi dan eksperiment bersama para Amatir Radio di Dunia. Mereka membentuk sebuah perkumpulan yang di kenal dengan nama Netheland Indice Vereneging Radio Amateur (NIVIRA).
Seorang anggota NIVIRA Bumi Putra dengan Callsign PK2MN, memanfaatkan kemampuannya dalam teknik elektronika Radio untuk membakar semangat kebangsaan, dengan mendirikan stasiun radio Siaran yang diberi nama Solose Radio Vereneging ( SRV) yang ternyata mendapat simpati rakyat.
Keberhasilan ini ditiru oleh beberapa Anggota NIVIRA Bumi putra dengan mendirikan stasiun Radio Siaran serupa, antara lain MARVO – CIRVO – VORO – VORL dll, dan pada tahun 1937 mereka bergabung dengan membentuk Persatoean Perikatan Radio Ketimoeran (PPRK). Perhimpunan ini tidak dilarang oleh kolonial Belanda, karena dengan banyaknya masyarakat memiliki pesawat penerima radio maka mereka akan dapat memungut pajak radio sebanyak­ banyaknya.
Era pendudukan Jepang di Nusantara telah memusnahkan seluruh perangkat komunikasi radio dan radio siaran yang ada, NIROM di kuasai dan diganti namanya dengan Hoso Kanry Kyoku, kegiatan Amatir Radio dilarang. Namun Amatir Radio bumi putra tetap berjuang dengan melakukan kegiatan secara sembunyi­-sembunyi guna menunjang perjuangan kemerdekaan dengan membentuk Radio Pejuang Bawah Tanah, dan tak sedikit Amatir Radio yang di penggal karena di tuduh sebagai mata­-mata Sekutu.

Minggu, 04 Mei 2008

andra On 835

andra N backbone on 148.350mhz

Selasa, 25 Maret 2008

just fun

just fun aja yah

Selasa, 04 Desember 2007

temu warga N sara-sehan

beberapa photo kegiatan temu warga n sarasehan sc835 dirgantara di pacet trawas mojokerto




mancing nih bozz??











neg nong goong,.....adam sugunting joget tali kutang


happy family by happy kancil

Rabu, 21 November 2007

temu warga 835








Selasa, 20 November 2007

hahal bihalal 835


backdrop stage halal bihalal835


bpk jolodot,...nyapu nih pak?


kejar setoran nih pak ntit....


pra event nih,..p.kancil,p.penceng,p.herman


tanggal 18 november 2007


berlokasi di gedung diknas sidoarjo di langsungkan halal bihalal dan ultah Station club 835 dirgantara sidoarjo,seluruh keluarga besar hadir dalam acara tersebut,banyak rekan 007 jg menghadiri,suasana semakin hangat saat bapak 2 sesepuh breker dan rekan2 orari menghadiri acara ini.

acara di mulai jam 10 pagi dengan di buka pidato bapak andi sebagai ketua
dan bapak irawan ( pak ir )si juragan bos 
waktu berlalu dan suasana makin akrab ,dengan acara ini
semakin dekat semakin nyata tampak di depan mata,yang biasanya berkomunikasi di udara
kita bisa saling berjabat tangan dan salih sapa

tetap dan selalu tanpa Bpk adam sugunting melepaskan banyolan-banyolannya yang bikin suasana makin tambah akrab,..untung nya beliau tidak nyari si FATIMA saat ini...

acarapun berlanjut,
penghargaan kepada para breaker sc 835,diantaranya bapak yang satu ini pak mangun.
tampak bapak mangun begitu bersahaja nya,
dengan senyum nya yang khas beliaulah best breaker tahun ini karena attitude
dan suri tauladan dalam berbicara yang bagus membuat beliau di berikan best breaker
kemudian bapak adam sugunting juga memperoleh penghargaan
mbah bedjo juga termasuk penerima penghargaan


dangdut dan joget yuck
nah tuh ada bos nya 835..




GeRombOlan Si bEraT..835



WelcomE